Selasa, 19 Desember 2017

commodity  Commodity

Minyak Berjangka Melemah Dengan Fokus Bank Sentral

Kamis, 4 April 2013 15:50 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Minyak mentah berjangka sedikit melemah pada pergerakan volatil hari kamis ini, secara hati-hati melanjutkan selloff tajam hari sebelumnya, dengan semua menanti pada berita bank sentral global.

Kontrak minyak mentah Mei turun 4sen pada $94.41 per barrel. Dengan penutupan Rabu kemarin turun $2.47 pada $94.45 per barrel, terpukul peningkatan jumlah cadangan minyak mentah US dan melambatnya pertumbuhan sektor swasta.

Para investor minyak pada hari ini mengikuti keputusan kebijakan moneter dari bank sentral- bank sentral utama, dimulai dengan BOJ berjanji mencapai target inflasi 2% dalam 2 tahun. Sebagai tambahan, mereka mengumumkan peningkatan pada pembelian surat berharga sebesar 50 triliun yen per tahun. Hali ini membawa pelemahan Yen dan menguatkan dollar hingga 83.36 dari 81.712 yen pada penutupan pasa US.

Penguatan dollar ini juga menjadi tekanan bagi Minyak mentah berjangka.

Bank of Englan akan mengumumkan tingkat suku bunganya pada pukul 18.00 WIB. European Central Bank akan merilis pada 19.30 WIB. ECB diekspektasikan mempertahankan tingkat suku bunganya, walau ekspektasi pemotongan suku bungan meningkat setelah data-data yang buruk belakangan ini. 

(gsy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar