Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

commodity  Commodity

Minyak Bertahan Dekat Level Rendah 6 Tahun Karena Oversuplai

Kamis, 29 Januari 2015 9:20 WIB
Dibaca 519

Monexnews - Minyak diperdagangkan di dekat hampir level terendah enam tahun setelah data pemerintah semalam menunjukkan cadangan minyak mentah AS berekspansi ke level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

Kontrak minyak berjangka pada pagi ini masih bergerak datar setelah kemarin turun sebesar 3.9%. Berdasarakan laporan dari Energy Information Adminustration bahwa suplai minyak mentah AS di AS naik sebesar 8.87 juta barel menjadi 406.7 juta barel pada pekan lalu. Itu adalah rekor tertinggi sejak data disusun sejak Agustus 1982.

Lonjakan suplai telah meningkatkan spekulasi bahwa minyak global yang melimpah yang telah mendorong harga hampir turun 50% di tahun 2014 akan bertahan. Arab Saudi, yang merupakan negara eksportir terbesar di dunia, akan terus mempertahankan output tingkat tinggi untuk mempertahankan pangsa pasar, berdasarkan laporan dari Jadwa Investment Co di Riyadh, di saat OPEC menolak seruan untuk memangkas produksi.

"Sekali lagi, kita dapatkan suplai yang meningkat," kata Jonathan Barratt, kepala investasi di Ayers Alliance Securities di Sydney. "Pasar masih terlihat cukup lemah. Jika kita kembali ke level $45, itu berpotensi menjadi dasar untuk rebound."

Minyak WTI Maret diperdagangkan dikisaran $44.46 per barel di dalam perdagangan elektronik di Nymex pada pukul 09.19 wib. Kontrak kemarin turun sebesar $1.78 menjadi $44.45, itu adalah level penutupan terendah sejak Maret 2009.

 

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar