Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

commodity Commodity

Minyak Bertahan Di Level Rendah Seiring Tingginya Persediaan Minyak AS

Kamis, 31 Oktober 2013 16:56 WIB
Dibaca 339

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan dekat level terendah dalam empat bulan seiring bertambahnya persediaan minyak mentah untuk pekan keenam di AS, negara konsumen minyak terbesar di dunia. Libya mungkin dapat melanjutkan produksi dari salah satu kilang terbesarnya pada pekan depan.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York dan siap untuk penurunan bulanan kedua. Persediaan minyak mentah AS naik sebanyak 4.1 juta barel menjadi 383.9 juta barel pada pekan lalu, data ditunjukan dari lembaga Energy Infromation Administration. Sebelumnya suplai minyak diproyeksikan akan bertambah sebanyak 2.4 juta barel, berdasarkan survey Bloomberg New terhadap para analis. Ladang minyak Sharara di Libya mungkin akan kembali beroperasi dalam 10 hari kedepan, kata Salah A. Ben Ali, manajer kerja sama internasional di kementrian minyak dan gas Libya, pada saat konfrensi pers di Singapura.

“Ini masa-masa sulit untuk pasar minyak,” kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney.” Alasan penurunan harga minyak jelas, dengan data AS yang menunjukkan kenaikan persediaan yang lebih tinggi dari perkiraan. Dalam pergerakan rata-rata 200 hari menunjukkan resisten yang efektif di kisaran $98.73 perbarel, tambahnya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar