Rabu, 26 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent Berada Di Jalur Penurunan Mingguan Sejak Krisis Irak

Jumat, 27 Juni 2014 16:33 WIB
Dibaca 657

Monexnews -

Minyak Brent menunju penurunan mingguan pertama sejak meredanya kekerasan di Irak di tengah spekulasi bahwa produksi minyak akan masih aman di negara produsen minyak OPEC terbesar kedua. Sementara itu minyak West Texas Intermediate bergerak stabil di New York.

Kontrak minyak berjangka hanya sedikit berubah di London dan turun sebesar 1.3% dari tanggal 20 Juni, itu merupakan penurunan mingguan terbesar sejak bulan Maret. Tentara irak sudah menguasai kilang Baiji di wilayah utara setelah mereka berhasil memukul mundur serangan terbaru oleh para milisi ISIL. Pertempuran tidak melebar ke wilayah selatan, yang merupakan rumah untuk tiga perempat produksi minyak Irak. Cadangan minyak mentah AS naik pada pekan lalu untuk pertama kalinya sejak bulan Mei, berdasarkan laporan dari Energy Information Administration.

Settlement minyak Brent untuk bulan Agustus berada di kisaran $113.39 per barel di bursa London, naik 18 sen pada hari ini. Harga telah naik sebesar 2.3% pada tahun ini. Sedangkan minyak WTI hanya sedikit berubah setelah tergelincir sebanyak 36 sen menjadi $105.48 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Harga telah turun sebanyak 1.3% pada pekan ini. Premi minyak Brent terhadap WTI menjadi $7.49 pada saat ini di bandingkan dengan $7.98 pada tanggal 20 Juni.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar