Kamis, 14 Desember 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent Bergerak Rendah Atas Meningkatnya Pasokan Dari Irak

Kamis, 26 Juni 2014 16:42 WIB
Dibaca 703

Monexnews -

Minyak Brent di perdagangkan di dekat level penutupan terendah dalam sepekan setelah Irak mengatakan bahwa ekspor minyak dari wilayah selatan masih akan meningkat di tengah adanya pemberontakan di wilayah utara. Sementara itu minyak West Texas Intermediate di perdagangkan di dekat level tertinggi dalam tiga pekan sebelum di rilisnya data yang mungkin akan menunjukkan menguatnya ekonomi AS.

Kontrak minyak berjangka hanya sedikit berubah di London dan di New York. Ekspor minyak Irak akan berakselerasi pada bulan depan, di katakan oleh menteri perminyakan Irak Abdul Kareem al-Luaibi pada saat kemarin, ini menambahkan tanda-tanda bahwa sebanyak tiga perempat produksi minyak di negara tersebut masih tidak terganggu di wilayah selatan. Data klaim pengangguran AS, mungkin akan turun pada pekan lalu, dan indeks belanja personal akan menunjukkan kenaikan, menurut survei terpisah yang di lakukan oleh Bloomberg sebelum data di rilis.

“Wilayah utama produksi minyak Irak masih belum terpengaruh kondisi di negara tersebut, jadi normal jika kita melihat adanya koreksi setelah kenaikan yang cukup besar,” kata Gerrit Zambo, seorang trader minyak di Bayerische Landesbank di Munich. “Namun kondisi yang penuh gejolak seperti itu tetap membahayakan produksi. Potensi untuk berkurangnya produksi dari Irak masih ada.”

Minyak Brent untuk settlement bulan Agustus turun sebesar 12 sen menjadi $113.88 per barel di bursa London. Brent kemarin settle di $114 per barel, itu merupakan level penutupan terendah sejak 17 Juni. Premi minyak Brent terhadap WTI di perdagangkan di kisaran $7.38 dari $7.50 pada saat kemarin.

Minyak WTI untuk bulan Agustus bergerak di kisaran $106.48 perbarel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, turun sebesar 2 sen. Kontrak kemarin di tutup di $106.50, itu merupakan level tertinggi sejak 20 Juni. Harga telah naik sebesar 8.2% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar