Kamis, 19 Januari 2017

commodity Commodity

Minyak Brent Di Perdagangkan Rendah Atas Suplai Global, WTI Stabil

Senin, 14 Juli 2014 9:03 WIB
Dibaca 511

Monexnews -

Minyak Brent di perdagangkan di level terendah dalam tiga bulan seiring produksi minyak Libya terus meningkat, meredakan ancaman gangguan pasokan dari Timur tengah. Sementara itu minyak West Texas Intermediate bergerak stabil di New York.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di London setelah di tutup untuk penurunan mingguan sebesar 3.6%, itu merupakan yang terdalam sejak bulan Januari. Produksi minyak Libya, yang merupakan negara dengan kepemilikan terbesar di Afrika, naik menjadi 470,000 barel per hari, di laporkan oleh BUMN National Oil Corp., kemarin. Pasokan dari Irak, yang merupakan produsen kedua terbesar OPEC, masih belum terpengaruh oleh kekerasan yang berkobar dari bulan lalu.

“Kita telah dapatkan pasokan yang meningkat dari Timur Tengah dan berkurangnya sentimen negatif di pasar,” kata Jonathan Barratt, kepala ekonom di Ayers Alliance Securities di Sydney. “ Ini juga merupakan periode dimana kita seharusnya melihat pasokan yang mulai ketat di AS namun kita tidak benar-benar mendapatkan hal tersebut.”

Minyak Brent untuk settlemen bulan Agustus bergerak di kisaran $106.70 per barel di bursa ICE Futures Europe di London, naik 4 sen pada hari ini. Kontrak turun sebesar $2.01 menjadi $106.66 pada tanggal 11 Juli, yang merupakan penutupan terendah sejak tanggal 7 April. Harga minyak Brent telah turun sebesar 3.7% pada tahun ini.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Agustus turun sebesar 3 sen menjadi $100.80 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Premi minyak WTi terhadap Brent menjadi $5.97 per barel, di bandingkan dengan $5.83 pada tanggal 11 Juli.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar