Selasa, 24 Januari 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent Melonjak Seiring Kekerasan Irak Melebar Ke Wilayah Utara

Rabu, 18 Juni 2014 16:29 WIB
Dibaca 484

Monexnews -

Harga minyak Brent naik ke level tertinggi pada pekan ini seiring pertempuran di Irak telah merusak infrastruktur energi di wilaya utara negara tersebut, sedangkan kilang utama dari produsen terbesar kedua di OPEC masih aman. Minyak WTI juga menguat.

Nilai kontrak berjangka melonjak sebesar 40 sen untuk sekitar 20 menit perdagangan di London, sebelum akhirnya  harga kembali melemah. Para milisi islam bertempur dengan tentara pemerintah di kota dengan Bahdad dan milisi tersebut telah menduduki kilang Baiji, yang merupakan tempat pengolahan minyak terbesar di Irak. Cadangan minyak mentah AS kemungkinan turun 750.000 barel pada pekan lalu, di tunjukan dalam survey Bloomberg News sebelum Energy Information Administration merilis laporannya hari ini.

“Situasi di Irak masih volatile saat ini yang mana itu dapat menggerakan harga minyak dengan cepat,” kata Nic Brown, kepala analis komoditas di Natixis SA di London. “Saat ini, kilang minyak utama negara tersebut yang berada di selatan masih aman, namun, jika terjadi adanya serangan kesana, itu dapat melukai pemerintahan Irak.”

Settlement harga minyak Brent untuk kontrak bulan Agustus naik sebanyak 40 sen menjadi $113.85 per barel di London dan saat ini bergerak di kisaran $113.52. Kontrak naik sebanyak 51 sen menjadi $113.45 kemarin, itu merupakan penutupan tertinggi sejak 9 September. Harga minyak telah naik 2.5% pada tahun ini.

Minyak WTI bulan Juli naik 24 sen di kisaran $106.60 per barel dalam perdagangan elektronik di Nymex. Premi minyak Brent terhadap WTI menjadu sebesar $7.33.

Cadangan minyak mentah di AS, turun sebesar 5.7 juta barel pada pekan yang berakhir 13 Juni, kata orang yang mengetahui data dari American Petroleum Institute.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar