Selasa, 17 Januari 2017

commodity Commodity

Minyak Brent Menuju Pelemahan Mingguan Ketiga. WTI Stabil

Jumat, 26 September 2014 9:33 WIB
Dibaca 583

Monexnews - Minyak Brent menuju pelemahan mingguan ketiga pada bulan ini di tengah spekulasi bahwa pasokan minyak yang melimpah akan menopang pasar dari gejolak di Timur Tengah. Minyak West Texas Intermediate stabil di New York.

Kontrak berjangka hanya sedikit berubah di London, turun sebesar 1.3% pada pekan ini. Koalisi militer AS dan Arab yang terbentuk sejak Perang Teluk 1991 telah menyerang target-target yang di kuasai oleh ISIS di Suriah pada pekan ini. Di Irak, dimana pesawat tempur AS mulai membom kelompok ISIS di bulan Agustus, telah menjauhkan sebagian besar kerusuhan dari wilayah selatan, yang merupakan rumah dari sekitar tiga perempat dari produksi negara anggota OPEC terbesar kedua. Produksi di Libya naik menjadi 925,000 barel perhari, berdasarkan laporan dari National Oil Corp.

"Meskipun konflik di Suriah belum sepenuhnya di selesaikan, sepertinya masalah tersebut saat ini hanya berdampak kecil pada harga minyak," kata Will Yun, seorang analis komoditas di Hyundai Futures Co., di Seoul pada hari ini. "Dengan suplai yang melimpah, kita mungkin akan melihat penurunan lebih lanjut pada harga."

Minyak Brent untuk settlement bulan November pada pagi ini bergerak di kisaran $97.08 di bursa ICE Futures Europe. Kontrak kemarin naik sebesar 5 sen kemarin. Harga telah turun sebanyak 12% pada tahun ini.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan November naik 2 sen di $92.55 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. WTI kemarin turun sebanyak 27 sen menjadi $92.53.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar