Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent Turun Seiring Serangan AS Dinilai Amankan Pasokan Dari Irak

Senin, 11 Agustus 2014 8:51 WIB
Dibaca 560

Monexnews -

Minyak Brent turun atas spekulasi bahwa serangan udara AS terhadap para milisi di Irak akan melindungi pasokan dari negara produsen OPEC terbesar kedua. Minyak WTI naik di New York.

Kontrak berjangka turun untuk hari kedua di London. Jet dan drone AS menghantam para pejuang ISIS di dalam beberapa serangan untuk mencegah pembantaian etnis dan pemeluk agama minoritas di utara Irak dan melindungi tentara Amerika. Presiden Barack Obama mendesak kepada para pemimpin partai politik di Irak untuk membentuk pemerintahan yang lebih inklusif untuk mengejar pertempuran jangka panjang terhadap kelompok milisi, yang saat ini menduduki kilang minyak dekat wilayah semi otonomi Kurdi di wilayah itu.

“Ada spekulasi bahwa serangan AS dapat membuat para milisi ISIS tidak dapat mengontrol wilayah konflik,” kata Hong Sung Ki, seorang analis di Samsung Futures Inc., di Seoul pada hari ini. “Melihat konflik terdahulu di Irak, ketegangan geopolitik cenderung berikan dukungan sementara terhadap minyak namun setelah sekitar sebulan harga akan bergerak stabil.”

Minyak Brent untuk bulan September turun 34 sen, atau 0.3%, menjadi $104.68 per barel di bursa ICE Futures Europe, dan saat ini bergerak di kisaran $104.90 pada pagi ini. Harga telah turun sebanyak 5.3% pada tahun ini.

Minyak WTI bulan September naik sebanyak 25 sen menjadi $97.90 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar