Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent Turun Untuk Hari Ke-3 Di Tengah Jerman Yang Dekat Resesi

Kamis, 9 Oktober 2014 20:16 WIB
Dibaca 659

Monexnews -  Minyak Brent turun untuk hari ketiga, menuju ke level harga penutupan terendah sejak Juni 2012 pada tanda-tanda ekonomi Jerman berada di ujung resesi. Minyak West Texas Intermediate turun di New York.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0.9% di London, membalikan penguatan sebelumnya. Outlook pertumbuhan untuk ekonomi terbesar di Eropa di kurangi oleh empat lembaga. Cadangan minyak mentah AS berekspansi sebesar 5 juta barel pada pekan lalu, di laporkan oleh Energy Information Administration kemarin, melampaui ekspektasi 2 juta barel yang di prediksi dalam survei Bloomberg.

"Sentimen negatif terus membebani harga dengan suplai yang surplus" serta data yang lebih lemah dari Jerman, kata Eugen Weinberg, kepala analis komoditas di Commerzbank AG di Frankfurt. "Kita telah mneyaksikan pola perdagangan yang sama dalam beberapa hari terakhir, dengan awal yang kuat dan kemudian penurunan tajam setelahnya."

Minyak Brent untuk pengiriman bulan November turun sebanyak 79 sen menjadi $90.59 per barel dan saat ini bergerak di kisaran $90.77 pada pukul 20.12 wib di bursa ICE Futures Europe di London. Kontrak tergelincir sebesar 73 sen menjadi $91.38 pada saat kemarin, turun lebih dari 20% dari level puncak mereka di bulan Juni.

Minyak WTI untuk bulan November turun sebanyak 76 sen menjadi $86.55 per barel di New York Mercantile Exchange.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar