Sabtu, 25 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Brent & WTI Naik Setelah Rusia Aneksasi Crimea

Sabtu, 22 Maret 2014 3:17 WIB
Dibaca 977

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate dan Brent menguat setelah Rusia menyelesaikan aneksasi Crimea, hal tersebut meningkatkan ketegangan yang paling buruk dengan Barat sejak Perang Dingin.

Minyak WTI naik 0.6% dan Brent 0.4% pada hari Jumat. Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang di butuhkan untuk mendapatkan wilayah di semenanjung Black Sea dan pelabuhan Sevastopol dari Ukraina.

“Minyak naik atas kecemasan bahwa Putin mungkin dapat memutuskan selama akhir pekan ini bahwa area di timur Ukraina mungkin juga lebih menyukai untuk menjadi bagian dari Rusia,” kata Bill O’Grady, kepala analis pasar di Confluence Investment Mangement di St. Louis.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Mei menguat sebesar 56 sen untuk settle di $99.46 perbarel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu untuk kontrak bulan April yang berakhir kemarin turun sebesar 0.9% menjadi $99.43. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 16% di bawah rata-rata pergerakan selama 100 hari.

Kontrak minyak Brent untuk bulan Mei berakhir dengan naik sebesar 47 sen untuk akhiri sesi di $106.92 perbarel di bursa berjangka ICE Eropa di London. Volume perdagangan sekitar 15% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari.

Minyak Brent, yang menjadi harga minyak patokan lebih dari setengah minyak dunia, di tutup dengan premi sebesar $7.46 terhadap WTI.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar