Jumat, 24 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Cenderung Flat Menjelang Laporan Persediaan AS

Jumat, 27 Desember 2013 15:31 WIB
Dibaca 571

Monexnews - Harga minyak mentah terus bergerak di antara teritori positif dan negatif pada hari Jumat, seiring pelaku pasar menantikan rilis angka persediaan AS dari Energy Information Administrstion (EIA) pada pukul 23.00 WIB nanti malam. Sementara eskalasi faktor geopolitik di benua Afrika juga masih menyediakan support bagi harga ‘emas hitam’.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari diperdagangkan pada kisaran $99.60 per barrel atau hanya 0,05% di atas harga penutupan kemarin.

Laporan resmi persediaan minyak mentah AS biasanya dirilis EIA setiap hari Rabu, namun harus mengalami penundaan pada pekan ini karena bersamaan dengan liburan Natal. Berdasarkan hasil survey terhadap sejumlah analis, stok minyak mentah AS diperkirakan mengalami penurunan sebanyak 1,9 juta barrel dalam pekan yang berakhir pada 21 Desember lalu.

Prediksi tersebut kontras dengan laporan American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa malam, dimana pasokan minyak mentah AS secara mengejutkan dilaporkan naik sebesar 716.000 barrel pada pekan lalu seiring pengilangan meningkatkan output. Sedangkan persediaan bensin dan minyak distilasi mengalami penurunan.

Selain itu, pelaku pasar minyak juga masih terus memantau setiap perkembangan di Sudan Selatan. Meningkatnya aksi kekerasan telah mengancam aktivitas porduksi di negara itu. Yang akan semakin mempengaruhi pasokan minyak dari benua hitam, yang sebelumnya telah tergerus oleh aksi sabotase dan pemogokan di sebagian besar ladang minyak dan terminal ekspor Libya. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar