Minggu, 23 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Dekati $50 Per Barel

Senin, 5 Januari 2015 22:39 WIB
Dibaca 536

Monexnews - Minyak terus melemah hingga perdagangan sesi AS hari ini dan bergerak mendekati level $50 per barel. Penguatan dollar serta peningkatan persediaan terus memberikan tekanan bagi pergerakan harga minyak. Sementara pelambatan aktivitas manufaktur global menurunkan prospek permintaan minyak mentah.

Output minyak Rusia naik 0,3% di bulan Desember mencapai rekor tertinggi pasca pecahnya Soviet, 10,667 juta barel per hari. Sementara Irak mengekspor 2,94 juta barel perhari di bulan Desember, menjadi yang tertinggi sejak tahun 80an. 

Meski terjadi peningkatan persediaan, kartel produsen minyak OPEC telah memutuskan untuk tidak mengurangi jumlah produksi, dan memilih untuk membiarkan pasar untuk menentukan harga.

Dua konsumen minyak terbesar di dunia, AS dan China pada pekan lalu melaporkan pelambatan aktivitas manufaktur. Institute for Supply Management melaporkan indeks aktivitas manufaktur AS bulan Desember menjadi 55,5, dari 58,7 di bulan November. Angka di bulan Desember tersebut merupakan yang terendah dalam enam bulan terakhir. Sementara dari China, HSBC pada hari Rabu melaporkan indeks aktivitas manufaktur final China turun menjadi 49,6 di bulan Desember dari 50 di bulan November, sedangkan laporan dari Pemerintah China menunjukkan aktivitas manufaktur melambat menjadi 50,1 dari sebelumnya 50,3.

Minyak mentah WTI diperdagangkan pada kisaran $50,68 per barel pada pukul 22.36 WIB, menjauhi level tertinggi harian $52.64 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar