Jumat, 21 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Flat Pasca Merosot Dua Sesi Beruntun

Kamis, 6 Maret 2014 14:29 WIB
Dibaca 481

Monexnews - Minyak mentah WTI diperdagangkan cenderung flat  setelah merosot tajam dalam dua sesi beruntun. Penurunan ketegangan di Ukraina dan naiknya persediaan minyak mentah AS menjadi penyebab kemerosotan harga minyak.

Dalam konfrensi pers pada hari Selasa lalu Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan ia tidak mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali di wilayah laut hitam Crimea, dan hanya akan mengirim pasukan ke Ukraina dalam jika kondisi terlalu buruk. Pernyataan tersebut meredam tensi geopolitk yang menyebabkan ketakutan akan terganggunya pasokan minyak.

Sementara itu Energy Information Administration mengatakan persediaan minyak mentah AS pada pekan yang berakhir 28 Februari naik sebesar 1,4 juta barel, diatas perkiraan perningkatan 0,9 juta barel oleh para ekonom. Persediaan minyak distilasi naik 1,41 juta barel.

Minyak mentah WTI sepanjang pekan ini telah melemah 1,6% dan saat ini diperdagangkan pada range yang sempit dengan level terendah harian $100.84 dan tertinggi $101.13, sementara saat ini diperdagangkan pada kisaran $101.04 per barel.  (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar