Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Flat Pasca Rilis NFP AS

Jumat, 8 November 2013 23:13 WIB
Dibaca 504

Monexnews - Harga minyak mentah bergerak cenderung flat pada hari Jumat seiring pelaku pasar mencerna dampak dari kenaikan angka Non Farm Payrolls AS bulan Oktober yang melampaui perkiraan. Data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan pertumbuhan 204.000 lapangan kerja baru pada bulan lalu, yang jauh lebih tinggi dari ekspektasi 125.000.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Desember diperdagangkan pada kisaran $94.40 per barrel atau hanya sekitar 0,05% di atas harga penutupan kemarin.

Sejumlah analis berpendapat bahwa angka ketenagakerjaan AS yang kuat berpotensi memacu spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai melancarkan tapering program stimulusnya pada akhir tahun ini, sehingga memicu penguatan Greenback dan membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi semakin mahal untuk pemegang mata uang lainnya. Namun di lain sisi, angka-angka yang mengindikasikan terjadinya pertumbuhan ekonomi juga akan mendongkrak prospek permintaan minyak dari konsumen energi terbesar di dunia tersebut. Yang akan menjadi pijakan bagi harga minyak untuk beranjak lebih tinggi.

Pelaku pasar minyak juga tengah menantikan adanya terobosan baru dalam proses negosiasi program nuklir antara Iran dan 6 kekuatan utama dunia di Jenewa. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, dikabarkan juga akan segera bergabung dalam pembicaraan tersebut, dimana Iran diperkirakan akan setuju untuk mengurangi program pengembangan nuklir mereka demi memperoleh pembebasan embargo ekonomi. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar