Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Fluktuatif Di Tengah Cadangan Minyak Terlihat Naik

Selasa, 28 Januari 2014 16:07 WIB
Dibaca 364

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan dekat level terendah dalam sepekan di tengah spekulasi bahwa laporan dari pemerintah AS akan menunjukkan cadangan minyak mentah mereka naik, AS adalah konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah penurunan untuk sesi kedua kemarin. Cadangan minyak mungkin akan naik sekitar 2 juta barel pada pekan lalu, menurut hasil dari survey Bloomberg sebelum data resminya di rilis oleh Energy Information Administration besok. Cadangan bensin naik sedangkan cadangan minyak suling turun, di tunjukan dalam hasil survei.

“Kita punya banyak pemicu untuk menggerakan pasar pada pekan ini, di mulai dengan data cadangan minyak,” kata Michael McCarthy, kepala analis di CMC Markets di Sydney yang memprediksi investor mungkin akan menjual kontrak minyak WTI di kisaran $98 per barel. “ Pasar energi telah naik cukup kuat dan turun dengan teratur adalah sesuatu yan normal.”

Minyak untuk kontrak WTI bulan Maret bergerak di kisaran $96.08 per barel, naik 36 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 16.03 wib. Nilai kontrak kemarin turun sebesar 1% menjadi $95.72, level terendah sejak 21 Januari. Volume dari semua kontrak yang di perdagangkan bergerak sekitar 30% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak naik 2.4% pada pekan lalu, kenaikan untuk pekan kedua.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar