Minggu, 24 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Gagal Bertahan Di Atas $106, Catat Penurunan Ke Empat Beruntun

Rabu, 2 Juli 2014 2:52 WIB
Dibaca 557

Monexnews -

Data ekonomi China dan Eropa yang optimis telah mengangkat kontrak minyak berjangka di atas $106 per barel pada hari Selasa, namun harga berakhir dengan sedikit lebih rendah untuk sesi ke empat beruntun menjelang data mingguan terbaru pada pasokan minyak AS.

Di New York Mercantile Exchange, minyak pengiriman bulan Agustus turun sebesar 3 sen untuk settle di $105.34 per barel. Harga minyak, yang telah turun dalam tiga sesi perdagangan terakhir, sempat menyentuh level tertinggi di $106.09, namun juga tergelincir ke bawah $105 selama sesi perdagangan hari Selasa.

Di bursa ICE Futures, kontrak Brent bulan Agustus melemah sebesar 7 sen, atau 0.1%, untuk berakhir di $112.29 per barel.

“Dengan tidak adanya pergerakan di pasar yang yang berhubungan dengan perkembangan geopolitik, minyak mentah bergerak stabil menjelang banjir data selanjutnya, dalam mengambil manfaat dari sempitnya waktu perdagangan karena libur di akhir pekan,” kata Matt Smith, seorang analis komoditas di  Schneider Electric.

Pemerintah AS akan melaporkan data mingguan atas pasokan minyak pada hari Rabu dan merilis laporan kerja bulanan pada hari kamis.

Sementara itu, tentara Ukraina yang bertempur dengan separatis pro-Rusia di wilayah timur negara setelah Presiden Petro Poroshenko mendeklarasikan untuk mengakhiri gencatan senjata sepihak selama 10 hari, telah memperbaharui kecemasan atas potensi gangguan terhadap produksi minyak global.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar