Selasa, 17 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Kembali Berkutat di Bawah Level $50

Rabu, 25 Februari 2015 3:35 WIB
Dibaca 768

Monexnews - Harga minyak mentah AS ditutup turun pada hari Selasa seiring ekspektasi laporan suplai mentah AS pekan ini akan menunjukkan kenaikan menutupi berita positif dari ditutupnya ladang minyak Libia akibat pemadaman listrik, ucap trader. Sebelumnya, ladang minyak Sarir dan di dekat Messla di Libia ditutup akibat pemadaman listrik, kembali menekan tingkat ekspor dari negara anggota OPEC. Turut menopang harga minyak adalah berita bahwa Eurogroup telah menyetujui rencana reformasi Yunani, sehingga berhasil mendapatkan perpanjangan program bantuan keuangannya. 

Sementara output Libia berkurang dan stabilitas ekonomi di Eropa membantu menopang pasar, kenaikan suplai minyak di Amerika Srikat masih menunjukkan suplai yang berlebih pada pasar, ucap analis dan broker. Trader menantikan data suplai minyak AS yang akan dirilis hari Rabu dini hari oleh grup industri American Petroleum Institute dan data pemerintah pada hari Rabu malam untuk melihat apakah suplai minyak kembali mengalami kenaikan pekan lalu.
"Fundamental minyak masih bearish," ucap Carsten Fritsch, analis komoditas dan minyak senior pada Commerzbank di Frankfurt, menambahkan bahwa ada "kelebihan suplai dalam jumlah besar pada pasar." Survey Reuters pada hari Senin memperkirakan suplai minyak mentah AS, yang sudah berada pada rekor tinggi, kembali bertambah sebanyak 4 juta barel pekan lalu. "Kami memperkirakan adanya kenaikan tajam lagi pada laporan suplai minyak mentah AS," ucap Fritsch.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar