Jumat, 24 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Kembali Lesu di Tengah Cadangan AS Diperkirakan Naik

Rabu, 7 Januari 2015 9:06 WIB
Dibaca 714

Monexnews - Minyak diperdagangkan di dekat level $48 per barel di tengah spekulasi bahwa meningkatnya cadangan minyak AS akan memperburuk suplai global yang sudah melimpah yang telah mendorong harga ke level terendah lebih dari lima tahun.

Kontrak berjangka di New York hanya sedikit berubah setelah melemah selama empat hari. Cadangan minyak di AS kemungkinan naik sebesar 700,000 barel pada pekan lalu, ditunjukkan dalam survei Bloomberg sebelum dirilisnya laporan dari pemerintah pada malam nanti. Ivan Szpakowski, analis di Citigroup Inc. mengatakan dalam catatannya bahwa China tidak akan mendorong rebound pada harga minyak pada tahun ini seiring pertumbuhan dalam impor minyak mentah mereka akan melambat di tahun 2015.

Minyak merosot hampir 50% di tahun 2014, itu adalah yang terbesar sejak krisis keuangan 2008, karena AS yang memompa minyak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade dan OPEC menolak seruan untuk memangkas produksi. Iran telah mengadakan pembicaraan dengan Rusia untuk mengurangi output di produsen minyak terbesar di dunia, dengan saat ini "belum adanya kesimpulan yang di capai," kata Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh.

"Permintaan terus lebih lemah daripada suplai," ucap Hong Sung Ki, analis komoditas di Samsung Futures Inc. di Seol pada hari ini. "Permintaan adalah satu-satunya yang akan mendongkrak harga minyak dalam jangka pendek di saat belum terlihat pulihnya China dan Eropa dan terpukulnya ekonomi Rusia."

Minyak WTI februari saat ini naik sekitar 7 sen, atau 0.1%, di $48.00 per barel paada pukul 09.00 wib. Kontrak kemarin turun sebesar $2.11 menjadi $47.93, itu adalah level penutupan terendah sejak 21 April 2009.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar