Rabu, 29 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

commodity  Commodity

Minyak Kembali Menguat Di Tengah Iran Berupaya Hentikan Penurunan Harga

Senin, 20 Oktober 2014 8:37 WIB
Dibaca 826

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari ketiga, memperpanjang rebound minyak dari level terendah dalam lebih dari dua tahun seiring Iran tampaknya berusaha untuk mencegah penurunan harga.

Minyak berjangka naik sebanyak 0.9% di New York. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa kementrian perminyakan Iran akan menggunakan "alat diplomasi minyak" untuk mencegah berlanjutnya penurunan, kata surat kabar pemeritah Mehr. Minyak WTI dan Brent, yang merupakan dua kontrak berjangka yang paling banyak di perdagangkan di dunia, telah jatuh ke pasar bear di tengah spekulasi melimpahnya suplai global dan tanda-tanda melemahnya permintaan.

Minyak mengurangi kemerosotannya seiring bank-bank yang termasuk BNP Paribas SA dan Bank of America Corp., memprediksi penurunan mungkin sudah berakhir, sementara itu Goldman Sachs Group Inc., mengatakan bhawa sudah tidak ada lagi kelebihan suplai. Arab Saudi dan Kuwait mengindikasikan penurunan harga tidak menjamin untuk pengurangan produksi dengan segera, sementara itu Irak berencana untuk naikan ekspor pada bulan depan.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan November, yang akan berakhir besok, naik sebanyak 73 sen menjadi $83.39 pada hari ini. Kontrak untuk bulan Desember menguat sebesar 44 sen menjadi $82.50 per barel. Harga minyak untuk kontrak bulan Desember telah turun sebesar 15% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar