Kamis, 19 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Kembali Menguat Seiring Turunnya Persediaan

Kamis, 2 Januari 2014 16:34 WIB
Dibaca 487

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah sebuah laporan industry menunjukkan persediaan minyak turun di AS, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka naik sebanyak 0.5 persen setelah di tutup untuk kenaikan tahunan sebesar 7.2% di tahun 2013. Lembaga American Petroleum Institute melaporkan bahwa persediaan minyak AS turun sebanyak 5.67 juta barel pada pekan lalu. Data dari Energy Information Administration di perkirakan akan menunjukkan penurunan sebanyak 2.83 juta barel menjadi 364.7 juta barel, menurut hasil survey Bloomberg News sebelum data di rilis besok. Indeks resmi manufaktur di China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia, turun ke level terendah dalam empat bulan.

“Ada beberapa orang yang  diam dalam perdagangan masa liburan yang mana mereka berpikir bahwa harga mungkin telah turun dengan cukup dalam,” kata Ric Spooner, seorang kepala analis di CMC Markets di Sydney. Harga telah turun sebanyak 1.4 persen sejak tanggal 27 Desember, ketika minyak berada di atas $100 untuk pertama kalinya dalam dua bulan.”Pasar perkirakan persediaan akan turun, tambah Spooner.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Februari naik sebanyak 52 sen menjadi $98.94 perbarel dalam perdagangan elektronil di New York Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $98.72 pada pukul 16.33 wib. Minyak turun sebanyak 87 sen menjadi $98.42 pada tanggal 31 Desember. Volume dari semua kontrak minyak berjangka di perdagangkan di sekitar 55 persen di bawah rata-rata pergerakan 100 hari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar