Selasa, 23 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Kembali Terperosok Karena Outlook IMF

Rabu, 21 Januari 2015 3:25 WIB
Dibaca 880

Monexnews - Harga minyak pada hari Selasa tergelincir sekitar 5% setelah International Monetary Fund memangkas perkiraan ekonomi global untuk tahun 2015 karena rendahnya permintaan bahan bakar dan produsen utama seperti Iran memberikan petunjuk bahwa harga minyak dapat jatuh ke level $25 per barel jika tidak adanya dukungan dalam tindakan OPEC.

Minyak mentah AS, yang juga dikenal dengan nama West Texas Intermediate, berakhir turun 4.7% di $46.69 per barel, dekat level terendah harian di $46.23. Sementara itu minyak mentah brent turun sekitar 70 sen di level $48 per barel, setelah menyentuh level terendah sesi di $47.78.

Para trader mengatakan bahwa sentimen bearish semakin meningkat di pasar setelah Genscape, perusahaan analisis yang memonitor cadangan minyak mentah AS, melaporkan peningkatan 2.6 juta barel pada pekan lalu di Cushing, Oklahoma.

Kelompok perdangangan American Petroleum Institute akan meriilis data persediaan minyak untuk pekan lalu pada hari Rabu sementara itu Energy Information Administation akan merilis cadangan minyak mentah versi pemerintah pada hari Kamis, keduanya tertunda sehari dari biasanya karena hari libur Senin.

IMF, dalam laporan World Economic Outlook terbarunya, mengurangi perkiraan sebesar 0.3% untuk tahun ini dan tahun depan, dengan memproyeksikan pertumbuhan sebesar 3.5% di tahun 2015 dan 3.7% di tahun 2016.

Menteri perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan bahwa Teheran tidak melihat adanta tanda-tanda perubahan kebijakan OPEC untuk mendukung harga minyak, dan itu berarti bahwa industri akan melihat penurunan harga lebih lanjut menuju ke level $25.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar