Jumat, 20 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Khawatir Dengan Permintaan Cina

Selasa, 11 Maret 2014 2:58 WIB
Dibaca 547

Monexnews - Harga minyak terpuruk setelah anjloknya ekspor Cina membuat investor khawatir dengan outlook perekonomian Cina, konsumen energi terbesar No.2 di dunia. Ini merupakan kinerja ekspor Cina terburuk dalam 5 tahun terakhir dan tentunya bukan kabar baik untuk Beijing yang telah menerapkan target pertumbuhan ekonomi Cina sebesar 7,5% untuk tahun 2014. Investor cemas dengan permintaan minyak dari Cina setelah data menunjukan penurunan impor tahunan minyak Cina sebanyak 18% menjadi 23,05 juta ton pada bulan Februari. Laporan EIA terakhir menunjukan permintaan minyak Cina akan mencapai 11% dari total konsumsi global untuk tahun 2014, berada di bawah permintaan AS sebesar 21%.

Meski demikian, penurunan harga minyak diprediksi mungkin terbatas seiring merebaknya resiko geo-politik di Ukraina dan Libya, wilayah produsen energi utama di Eropa Timur dan Afrika Utara. Tentara Rusia menangkah petugas perbatasan Ukraina di Crimea, wilayah Ukraina yang akan melakukan referendum untuk bergabung dengan Rusia pada 16 Maret mendatang. Di Libya, pemerintah menahan kapal tanker minyak yang hendak meninggalkan pelabuhan yang dikuasai oleh pemberontak. Minyak Nymex kini diperdagangkan $101.00; menjauhi level tinggi harian $102.76 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar