Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Khawatir Dengan Situasi Ukraina

Senin, 5 Mei 2014 15:13 WIB
Dibaca 572

Monexnews - Harga minyak naik setelah memburuknya situasi di Ukraina menimbulkan kecemasan bahwa Barat dapat memberikan sanksi tambahan kepada Rusia, produsen minyak terbesar dunia. Militan pro-Rusia menyerbu markas kepolisian di Odessa dan membebaskan hampir 70 aktivis pro-Rusia yang telah ditahan. Aksi ini terjadi setelah di akhir pekan puluhan aktivis pro-Rusia tewas dalam operasi militer pemerintah Ukraina. Uni Eropa dan AS ungkapkan kekecewaan atas sikap Rusia yang tidak dapat menjalankan pakta Jenewa dan mengancam pemberian sanksi tambahan jika situasi di Ukraina terus memburuk.

Kecemasan atas memburuknya situasi Ukraina berhasil mengimbangi kekhawatiran akan outlook permintaan minyak Cina, konsumen energi terbesar No.2 di dunia. Investor sempat cemas dengan kondisi perekonomian Cina setelah data HSBC menunjukan sektor manufaktur Cina berkontraksi untuk 4 bulan berurutan di April. Minyak Nymex kini diperdagangkan $100.34 di awal sesi London; menjauhi level rendah harian $99.68 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar