Kamis, 23 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Kokoh Diatas $105 Per Barrel Jelang Data Oil Inventory

Rabu, 10 Juli 2013 21:05 WIB
Dibaca 392

Monexnews -

Harga minyak mentah AS berjangka bertengger di level tertinggi 14-bulan terakhir menjelang data stok cadangan pemerintah yang tidak diperkirakan menunjukkan kenaikan supply minyak pemerintah AS. Katalis positif lainnya adalah tumpahnya kilang minyak di Teluk Mexico yang menambah kekhawatiran menipisnya supply menjelang musim panas yang biasanya menunjukkan faktor kenaikan permintaan musiman.

Kontrak crude oil WTI telah reli tajam dalam 2 pekan terakhir seiring tingginya permintaan, dan masih berpotensi terakselerasi mencapai 1 juta barrel per hari menurut perkiraan OPEC yang dirilis hari Rabu. Proyeksi OPEC yang menunjukkan laju produksi menurun 310,000 barrel per hari turut dipengaruhi faktor gangguan jalur pengiriman minyak melalui Kanal Suez di Mesir yang sedang dilanda krisis politik dalam negeri.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka di bursa NYSE melejit 1.55% di level $105.13 per barrel, setelah sempat meraih titik tertinggi intraday di $105.62 dan level terendah hariannya di $104.21. Di masa kenaikan harga minyak yang cukup tajam sebelumnya, biasanya ditandai dengan kenaikan margin CME, namun pada fase ini belum terlihat adanya indikasi kenaikan margin trading untuk minyak.

Secara teknikal bias intraday masih bullish setidaknya mengincar area $106.15 sebelum menuju target bullish nya di $108. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 103.50, anjlok lagi dibawah area tersebut berpotensi memicu koreksi bearish menguji support kunci di 100.50. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar