Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Lanjutkan Fase Pelemahan

Senin, 30 Juni 2014 13:08 WIB
Dibaca 659

Monexnews -  Kekhawatiran soal konflik keamanan di Irak mulai mereda dalam beberapa hari terakhir. Hal itu tercermin dari pergerakan harga minyak mentah, yang relatif tenang dibandingkan pertengahan bulan ini.

Harga minyak mentah terpantau lemah di sesi perdagangan Asia hari Senin (30/06) sekaligus memperpanjang pelemahan harga yang terjadi pekan lalu. Saat ini, kontrak varian WTI untuk pengiriman bulan depan tercatat pada harga $105.30 per barel atau turun sekitar 35 sen dibandingkan harga pada sesi elektronik London ICE. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus turun 29 sen ke level $113.01 per barel di London's ICE Futures Exchange.

Harga kedua jenis minyak tersebut melemah pekan lalu setelah mencetak kenaikan selama dua pekan sebelulmnya akibat terancamnya pasokan 2.5 juta barel minyak per hari dari kilang Basrah. Brent diprediksi tetap dalam kisaran $110-115 per barel sepanjang musim panas ini dan bahkan untuk beberapa bulan ke depan. "Ada potensi kenaikan harga karena pengaruh faktor regional," ujar Michael Wittner, Head of Oil Markets Research Societe Generale. Wittner meyakini konflik sektarian di Irak akan berlangsung lama, bahkan bisa mencapai 2 tahun karena proses konsolidasi membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Skenario ini akan mendorong harga minyak Brent menembus area $120-125. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar