Senin, 11 Desember 2017

commodity  Commodity

Minyak Masih Cemaskan Supplai

Senin, 13 Oktober 2014 8:25 WIB
Dibaca 722

Monexnews - Minyak melemah di awal sesi Asia seiring investor tetap cemas dengan melimpahnya supplai di saat outlook permintaan tidak begitu cerah. Produksi minyak OPEC bertambah sebanyak 402.000 barel per hari menjadi 30,47 juta untuk bulan September, menurut laporan bulanan minyak yang dirilis oleh OPEC. Ini merupakan kenaikan produksi bulanan yang terbesar sejak November 2011. Arab Saudi dan Iran telah memangkas harga jual minyaknya kepada pembeli Asia sehingga menimbulkan spekulasi bahwa beberapa negara OPEC rela untuk melihat penurunan harga demi mempertahankan pangsa pasarnya. 

Laporan terakhir juga menunjukan kenaikan produksi minyak Rusia sebesar 0,7% menjadi 10,61 juta barel per hari untuk bulan September. Data EIA terakhir menunjukan produksi minyak AS naik menjadi 8,88 juta barel per hari untuk minggu yang berakhir pada 3 Oktober silam. Sentimen juga diperburuk oleh munculnya laporan bahwa Presiden Vladimir Putin memerintahkan penarikan tentara Rusia dari wilayah perbatasan Ukraina. Penarikan mundur tentara Rusia dapat meredakan kekhawatiran akan potensi terganggunya supplai gas Rusia ke Eropa menjelang musim dingin.  

IMF telah memangkas outlook pertumbuhan ekonomi dunia untuk tahun 2014 & 2015 dan ini berhasil membuat investor cemas dengan outlook permintaan energi dunia. Dalam pertemuan dengan anggotanya kemarin, IMF utarakan perlunya tindakan untuk mendongkrak pemulihan ekonomi global dan mendesak pemerintah untuk tidak memperburuk kondisi perekonomian dengan mengetatkan anggaran terlalu drastis. Minyak kini diperdagangkan di level $84.78; menjauhi level tinggi harian $84.23 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar