Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Masih Dibayangi Faktor Supply Demand

Kamis, 30 Mei 2013 22:41 WIB
Dibaca 386

Monexnews -

Minyak mentah AS berjangka menguat terbatas terkait faktor kenaikan supply dan lemahnya permintaan paska revisi penurunan pertumbuhan global baik dari IMF dan OECD.

OECD mengekspektasikan laju pertumbuhan zona Euro mengalami kontraksi -0.6%, lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya sebesar -0.1%. Penurunan proyeksi ini sebagian besar disebabkan oleh pelemahan sektor manufaktur dan jasa, serta kenaikan angka pengangguran.

Revisi data GDP Q1 2013 dari Amerika Serikat yang lebih lemah dibanding estimasi juga turut menjadi katalis negatif terhadap minyak.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka menguat 0.48% di level $93.56 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $93.80 dan level terendah hariannya di $91.65 per barrel. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar