Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

commodity Commodity

Minyak Masih Lemah Seiring Rusia Ikuti Langkah OPEC

Rabu, 17 Desember 2014 17:02 WIB
Dibaca 570

Monexnews - Minyak di New York di perdagangkan di dekat level terendah dalam lima tahun seiring Rusia menegaskan bahwa mereka akan tetap mempertahankan stabilitas produksi minyak mentah mereka pada tahun depan, mengikuti startegi OPEC untuk menahan diri dari pembatasan suplai untuk meredam surplus minyak global.

Kontrak berjangka turun sebanyak 2.4% setelah kemarin tergelincir ke bawah $54 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei 2009. Menteri Energi Rusia, Alexander Novak mengatakan bahwa Output dari Rusia, yang merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia, akan sama dengan tahun ini di kisaran 10.6 juta barel perhari. Iran mengatakan bahwa mereka menawarkan diskon terbesar untuk pengiriman ke Asia dalam 14 tahun terakhir, mereka mengikuti langkah Arab Saudi yang melakukan pengurangan harga.

Minyak telah merosot sebesar 43% pada tahun ini seiring melonjaknya pengeboran minyak shale yang meningkatkan produksi minyak AS ke laju tercepat dalam tiga dekade di tengah melambatnya pertumbuhan permintaan global. Para anggota utama OPEC seperti Arab Saudi telah menolak seruan dari pada produsen yang lebih kecil yang termasuk Venezuela dan Ekuador untuk mengurangi kuota produksi untuk meredam penurunan harga.

"OPEC tidak akan membuat pergerakan, kecuali AS mengurangi terlebih dahulu produksinya, dan untuk saat ini tampaknya permainan ini kemungkinan akan terus berlanjut sampai tahun depan," kata Kang Yoo Jin, analis komoditas di Woori Investment & Securities Co. di Seoul. "Seiring anjloknya harga minyak, tampaknya keputusan strategi dari negara-negara produsen yang termasuk OPEC dan Rusia akan tetap mempertahankan level output mereka tidak berubah.

Minyak WTI Januari tergelincir sebanyak $1.32 menjadi $54.61 per barel di dalam perdagangan elektronik di Nymex dan saat ini bergerak di kisaran $54.95 pada pukul 16.44 wib. Harga minyak saat ini berada di jalur penurunan tahunan terbesar sejak tahun 2008.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar