Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Masih Tertekan di Bawah $100 Pasca Data Inventories

Kamis, 1 Mei 2014 13:06 WIB
Dibaca 550

Monexnews -

Harga minyak mentah dunia nampak masih bertengger di kisaran lemahnya di bawah level $100/barrel setelah semalam merosot tajam menyusul data cadangan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang mencatat rekor kenaikkan tertinggi sehingga memicu kuatnya outlook suplai minyak dunia.   

Suplai minyak mentah AS tercatat naik hingga 1.7 juta barel, sehingga total stok cadangan minyak kini menjadi 399.400.000 barel untuk pekan lalu saja, menurut pihak Energy Information Administration (EIA). Angka tersebut sekaligus mencatat level tertinggi baru sejak EIA mulai mengumpulkan data di tahun 1982. Dan catatan tersebut juga turut meningkatkan prospek terhadap ekspor minyak dari negara Libia.

Sementara meningkatnya pasokan minyak dari Amerika Serikat dan OPEC diperkirakan akan terus menekan harga minyak tahun ini, meskipun di tengah konflik geopolitik di sejumlah kawasan yang menjadi produsen minyak dunia. Harga minyak kemungkinan juga akan terus tertekan setelah data ekonomi AS menunjukkan bahwa perekonomian negeri hampir tidak tumbuh sepanjang kuartal pertama tahun ini.

Buruknya data tersebut diperkirakan bakal memicu kecemasan terhadap tingkat permintaan minyak di negara dengan konsumen energi terbesar di dunia. Sekitar pukul 1300 WIB, harga minyak acuan AS West Texas Intermediate (WTI) terpantau masih berkisar di area $ 99.72/barrel setelah semalam runtuh hingga kisaran rendah $ 99.35/barrel, kejatuhan paling dalam dan mendekati level terendah sejak 2 April silam. (dar)  

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar