Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Melambung Seiring Kebuntuan Negosiasi Nuklir Iran

Kamis, 9 Juli 2015 18:53 WIB
Dibaca 2036

Monexnews -

Harga minyak pulih dari tekanan jual akhir-akhir ini setelah upaya stimulus pemerintah China berhasil meredakan kolapsnya bursa saham China, selain itu negosiasi nuklir Iran tampak mengalami kebuntuan sehingga ancaman kenaikan ekspor minyak Iran tampak menyusut sementara ini.

Terpantau sejauh  ini harga minyak mentah AS berjangka menguat 2.94% di level $53.15 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $53.19 dan level terendah hariannya di $51.48 per barrel.

Indeks saham Shanghai berhasil membukukan penguatan harian terbesarnya dalam 6 hari terakhir di hari Kamis, dimana indeks komposit Shanghai melejit 5.8% ke level 3709.33, seiring serangkaian kebijakan baru pemerintah China, termasuk suspend trading, pembiayaan murah berhasil memicu stabilitas bursa saham.

Secara terpisah, progress negosiasi nuklir Iran dengan negara barat di Vienna sejauh ini gagal menunjukkan terobosan baru. Jika negosiasi nuklir Iran melewati deadline hari ini tanpa ada kesepakatan, maka congress AS akan memiliki waktu ekstra sebulan untuk melakukan peninjauan atas kesepakatan tersebut, sehingga rencana Iran untuk segera mengekspor minyak mentah nya berpotensi tertunda.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar