Senin, 25 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Melejit Di Tengah Melonjaknya Permintaan Karena Cuaca Dingin Di AS

Rabu, 5 Februari 2014 16:38 WIB
Dibaca 562

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari kedua atas spekulasi bahwa laporan dari pemerintah AS akan menunjukkan cadangan minyak suling turun di tengah cuaca dingin di negara tersebut, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka naik sekitar 0.7% di New York. Pasokan minyak suling, yang termasuk di antaranya minyak pemanas dan diesel, mungkin akan menyusut sebanyak 2.5 juta barel menjadi 113.7 juta barel pada pekan lalu, menurut survey Bloomberg sebelum data di rilis oleh Energy Administration pada hari ini. Sementara itu dalam laporan terpisah dari kalangan industri menunjukkan bahwa cadangan minyak turun sebanyak 1.46 juta barel.

“Permintaan minyak suling mungkin masih akan tinggi, di dukung oleh kondisi cuaca dingin yang ekstrim di AS,” kata Mark Pervan, kepala riset komoditas di Australia & New Zealand Banking Group Ltd., pada hari ini. “Di perkirakan cadangan minyak suling akan turun lebih lanjut.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret naik sebanyak 91 sen menjadi $98.10 perbarel daalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini bergerak di kisaran $98.00 pada pukul 16.35 wib. Kontrak minyak telah mennguat sebanyak 0.8% menjadi $97.19 kemarin, hentikan kerugian selama dua hari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar