Rabu, 29 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Di Tengah Meningkatnya Pasokan

Rabu, 9 April 2014 8:38 WIB
Dibaca 464

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate melemah dari level tertinggi dalam sebulan setelah sebuah laporan industri menunjukkan cadangan minyak mentah naik di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka tergelincir sebanyak 0,4% setelah American Petroleum  Institute yang mengatakan bahwa cadangan minyak mentah naik sebanyak 7,08 juta barel pada pekan lalu. Data pemerintah pada hari ini mungkin akan menunjukkan cadangan minyak mentah naik sebanyak 750,000 barel, menurut hasil survey Bloomberg. Para pemberontak di Libya, yang merupakan negara yang tergabung di dalam OPEC, bertahan dengan permintaan mereka untuk meminta bagian dari pendapatan minyak sebelum mereka menyerahkan dua pelabuhan ekspor minyak, kata seorang mediator kepada pemerintah.

“Meningkatnya pasokan  akan  membuat harga minyak jatuh,” kata David Lennox, seorang analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney. “Jika kita melihat arus yang signifikan dari Libya, OPEC mungkin akan menyesuaikan produksinya untuk mempertahankan produksi kuota mereka.”

Minyak WTI untuk bulan Mei turun sebanyak 39 sen menjadi $102.17 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $102.31 pada pukul 08.37 wib. Kontrak minyak naik sebanyak 2,1% kemarin, menjadi $102.56, menguat ke level tertinggi sejak 3 Maret dan berada di level tertinggi sejak 7 Maret. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 54% di bawah pergerakan rata-rata 100 hari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar