Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Minyak Melemah Ditengah Kecemasan kemungkinan Naiknya Suplai

Rabu, 13 November 2013 5:15 WIB
Dibaca 409

Monexnews -

Harga minyak AS merosot pada hari Selasa seiring para trader cemas bahwa pasokan domestik akan naik untuk pekan kedelapan, ditengah melonjaknya level produksi.

Sementara itu, minyak Brent terdorong lebih tinggi untuk sesi kedua beruntun setelah pembicaraan antara pemimpin negara barat dan Iran atas program nuklir negara tersebut gagal untuk hasilkan terobosan langsung. Dan untuk laporan persediaan minyak AS yang akan di rilis pada hari Kamis, sehari kemudian dari jadwal biasanya karena hari libur Veteran, para pelaku pasar mengantisipasi kenaikan lainnya pada persediaan minyak, yang saat ini berada di level 385.4 juta barel, level tertinggi sejak akhir bulan Juni. Beberapa analis memproyeksikan akan ada kenaikan mingguan sebesar 800.000 barel.

“Kami tidak melihat kenaikan utilisasi kilang cukup untuk imbangi kenaikan produksi yang kami lihat dalam beberapa tahun terakhir,” kata John Killduf, seorang analis di Again Capital LLC di New York.

Minyak Brent, yang banyak analis pertimbangkan untuk mengukur harga minyak dunia, mendapatkan dukungan lagi pada hari Selasa dengan tidak tercapainya kesepakatan diplomatik dengan Iran pada akhir pekan lalu. Pembahasan antara enam negara dan Iran gagal untuk menghasilkan kesepakatan yang dapat mengurangi sangsi ekspor minyak mentah Iran.

Investor cemas bahwa kesepakat untuk Iran yang akan membatasi aktivitas nuklirnya mungkin akan menyebabkan kembalinya lebih dari 1 juta barel minyak ke pasar global. Negosiasi dijadwalkan kembali pada tangal 20 November.

Pada hari Senin, Iran Sepakat untuk mengizinkan pengawas nuklir PBB, yaitu International Atomic Energy Agency, untuk mengakses secara regular ke beberapa bagian infrastruktur nuklir Iran. Laporan ini, untuk sementara waktu meredakan tuntutan dari negara Barat, yang semakin optimis untuk pembicaraan di masa mendatang.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar