Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Ditengah Perkiraan Cadangan Akan Kembali Ekspansi

Selasa, 25 Maret 2014 8:41 WIB
Dibaca 526

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari ditengah spekulasi bahwa cadangan minyak mentah akan naik untuk pekan ke-10 di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Kontrak minyak berjangka tergelincir sebesar 0.3% di New York. Pasokan minyak kemungkinan akan meningkat sebesar 2.5 juta barel pada pekan lalu, menurut estimasi dalam survey Bloomberg sebelum Energy Information Administration melaporkan besok.  U.S. Coast Guard tidak bisa memastikan untuk kapan Houston Ship Channel, yang merupakan tempat untuk 11% dari kapasitas penyulingan nasional, di buka kembali seiring para kru sedang membatasi dan membersihkan tumpahan minyak bahan bakar yang sebanyak 4.000 barel.

“Pasokan cukup banyak di mana-mana,” kata Jonathan Barratt, CEO di Barratt’s Bulletin di Sydney yang memprediksi bahwa investor mungkin akan membeli kontrak minyak WTI jika harga turun di kisaran $97 per barel. “Minyak WTi terlihat akan berkonsolidasi.’

Minyak WTI untuk kontrak bulan Mei turun sebanyak 35 sen menjadi $99.24 per barel di dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini bergerak di kisaran $99.25 pada pukul 08.42 wib. Kontrak naik sebesar 14 sen menjadi $99.60 kemarin. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangakn sekitar 82% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar