Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Karena Cadangan Masih Di Dekat Rekornya

Kamis, 5 Juni 2014 9:04 WIB
Dibaca 664

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk hari kedua seiring cadangan minyak masih berada di dekat level tertinggi di tengah penurunan permintaan bahan bakar di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Nilai kontrak minyak berjangka turun sebanyak 0.4% di New York. Pasokan minyak mentah turun sebesar 3.43 juta barel menjadi 389.5 juta barel pada pekan lalu, di laporkan oleh Energy Information Administration kemarin. Cadangan minyak berada di level 399.4 juta barel sampai 25 April, itu merupakan level tertinggi sejak departemen energi mulai mempublikasikan data mingguan pada tahun 1982. Cadangan minyak suling berekspansi, sedangkan pengukuran pada permintaan bensin turun dari level tertinggi dalam hampir tiga tahun setelah hari libur Memorial Day di AS.

“Masih ada kecemasn di pasar atas cadangan yang berlimpah,” kata Jonathan Barratt, kepala investasi di Ayers Alliance Securities di Sydney yang memprediksi investor mungkin akan membeli kontrak WTI jika harga turun ke kisaran $102 per barel. “Jik minyak tidak dapat bergerak lebih tinggi atas permintaan di awal musim mengendarai, maka apa yang akan membuat minyak akan bergerak tinggi?”

Minyak WTI untuk bulan Juli tergelincir sebesar 45 sen menjadi $102.19 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $102.37 pada pukul 09.04 wib. Kontrak kemarin turun sebesar 2 sen menjadi $102.64. Harga minyak telah naik sebesar 4% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar