Minggu, 22 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Menjelang Data NFP AS

Jumat, 7 Februari 2014 18:10 WIB
Dibaca 637

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk pertama kalinya dalam empat hari di tengah spekulasi bahwa data kerja AS pada hari ini mungkin akan memacu Federal Reserve untuk pertahankan pengurangan pembelian obligasi di negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka melemah sekitar 0.9% pada saat ini. Data payroll AS untuk bulan Januari mungkin akan tumbuh lebih cepat daripada bulan sebelumnya, menurut survey Bloomberg. Indeks jasa dari manajer pembelian di China tergelincir ke level terendah dalam lebih dari dua tahun. Sementara itu minyak Brent hanya bergerak datar sedi tengah menurunnya produksi minyak Libya setelah para pengunjuk rasa merusak saluran pipa.

Minyak “ dapatkan sedikit dorongan ke bawah setelah kemarin menyentuh level tertinggi dalam lima pekan dan buruknya data PMI China pada pagi ini juga  telah mengurangi penguatan minyak lebih lanjut,” kata Michael Hewson, seorang analis pasar di CMC Markets Plc. The Fed akan melanjutkan pengurangan stimulus dan “ satu-satunya cara supaya kita tidak dapatkan pengurangan lebih lanjut sebesar $10 milyar di bulan Maret adalah jika kita benar-benar dapatkan laporan ekonomi yang buruk,” katanya.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret turun sekitar 61 sen menjadi $97.23 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $97.43 pada pukul 18.05 wib. Kontrak kemarin naik sebanyak $1.45 menjadi $98.83, level harian tertinggi sejak 2 Januri sebelum di tutuo di $97.84. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 9 persen di bawah rata-rata pergerakan 100 hari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar