Sabtu, 27 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Pada Awal Sesi Rabu, Terpengaruh Laporan API

Rabu, 11 Februari 2015 9:40 WIB
Dibaca 837

Monexnews - Harga minyak mentah berjangka AS bergerak di dekat level $51 per barel setelah sebelumnya naik lebih dari $1 pada hari Selasa, setelah kenaikan yang lebih kecil daripada perkiraan dalam laporan cadangan minyak oleh sebuah kelompok industri.

Kenaikan pada harga dibatasi oleh outlook bearish dari International Energy Agency (IEA) yang memperingatkan bahwa pasokan yang melimpah akan meningkatkan cadangan minyak global dan itu akan menyebabkan berkurangnya investasi yang akan mengurangi produksi dengan sangat signifikan.

"Pertumbuhan suplai di tahun 2015 kemungkinan akan terus berlanjut, meskipun pada tingkat yang lebih rendah. Ini berarti  semua pasar masih akan melemah di tahun 2015 dan bahkan harga minyak dapat lebih rendah lagi. Permintaan yang naik tidak akan menyelamatkan pasar minyak," kata Fereidun Fesharaki di Fact Global Energy dalam catatannya pada hari Rabu.

Minyak mentah AS pada pagi ini diperdagangkan naik 48 sen di level $50.50 per barel pada pukul 09.34 wib, setelah penuruna tajam pada sesi sebelumnya ketika kontrak turun sebesar $2.84, atau 5.4%, di level $50.02 perbarel.

Minyak Brent kemarin turun sebesar $1.91, atau 3.3%, untuk settle di $56.43 per barel.

Cadangan minyak AS pada pekan lalu naik seiring para kilang mengurangi output, sementara itu cadangan minyak suling dan bensin juga naik, data ditunjukkan oleh kelompok industri American Petroleum Institute setelah pasar minyak berakhir pada hari Selasa.

Cadangan minyak naik sebesar 1.6 juta barel pada pekan yang berakhir 6 Februari menjadi 413.7 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 3.7 juta barel.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar