Rabu, 26 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Seiring Kembali Beroperasinya Kilang Minyak Libya

Selasa, 9 Juli 2013 4:00 WIB
Dibaca 450

Monexnews - Minyak AS pada hari Senin berakhir rendah, memantul kebawah dari level tinggi 15-bulan seiring mulai berjalannya kilang minyak dari Libya yang membantu meringankan ketakutan atas pasokan global dan bentrok kekerasan di Mesir.

Gejolak yang sedang berlangsung di Mesir –dimana militer menggulingkan presiden- membantu mengirim harga minyak Brent dan West Texas Intermediate meroket. Selama sesi perdagangan, penguatan tersebut mereda setelah pejabat senior Libya mengatakan kepada Reuters bahwa ladang minyak Sharara akan kembali beroperasi setelah tercapainya kesepakatan dengan kelompok bersenjata yang menutupnya bulan lalu.

Selisih antara Brent dan WTI kini lebih dari $4, setelah sebelumnya menyempit di $3.78.

“Pasar sedikit cemas dengan gangguan besar di Mesir, dan mungkin akan menjadi sedikit jenuh beli selama libur akhir pekan,” kata Phil Flynn, analis energi di Price Futures Group. Dia mengatakan bahwa ini tidak biasa untuk harga yang melonjak menjelang libur akhir pekan. Pasar AS ditutup pada hari Kamis untuk libur Kemerdekaan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar