Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Tajam Seiring Prospek Pelemahan Permintaan

Selasa, 12 Agustus 2014 21:44 WIB
Dibaca 527

Monexnews -

Minyak mentah AS berjangka melemah seiring indikasi tersedianya pasokan minyak global meski terjadi aksi kekerasan di Timur Tengah, maupun perbatasan Ukraina.

Terpantau sejauh ini minyak mentah AS berjangka untuk kontrak bulan September melemah 0.65% ke level $97.45 per barrel, dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di level $98.08 per barrel.

International Energy Agency memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak untuk Q2 2014 ke level terendahnya dalam 2 tahun terakhir. Sampai akhir tahun, lembaga EIA memangkas proyeksi permintaan sebesar 180,000 barrel per hari menjadi 1 juta barrel per hari. Sementara di 2014, permintaan diperkirakan tumbuh menjadi 1.3 juta barrel hari, atau lebih rendah 90,000 barrel per hari dibanding estimasi semula.

Laporan ini sekaligus menunjukkan bahwa meski terdapat event geopolitik, namun pasokan masih melampaui jumlah permintaan, sehingga para investor melakukan aksi profit taking lebih lanjut pada pasar minyak dan menyebabkan penurunan harga.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar