Kamis, 25 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah, Terpangaruh Oleh Laporan API

Rabu, 29 Januari 2014 15:49 WIB
Dibaca 585

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate melemah dari level tertinggi dalam empat pekan setelah sebuah laporan industri menunjukkan cadangan minyak mentah naik di AS, konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka naik sekitar 0.4% di New York setelah kemarin naik sebesar 1.8%. Cadangan minyak bertambah sebesar 4.75 juta barel pada pekan lalu, di laporkan oleh American Petroleum Institute  (API) yang di danai oleh Industri. Laporan resmi pemerintah oleh Energy Information Administration akan di rilis pada hari ini, di perkirakan akan menunjukkan cadangan minyak naik sebanyak 2.25 juta barel, menurut hasil dari survey Bloomberg.

“Harga yang kembali melemah “mungkin mencerminkan sebuah kehati-hatian di antara bullish pada minyak menjelang laporan cadangan minyak” dari EIA, kata Michael McCarthy, kepala analais di CMC Markets di Sydney pada hari ini. “Itu tidak mengejutkan bahwa beberapa dari mereka sudah siap mengunci keuntungan.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret turun sekitar 48 sen menjadi $96.93 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini di perdagangkan di kisaran $96.96.  Kontrak minyak kemarin di perdagangkan naik sebesar $1.69 menjadi $97.41, level penutupan tertinggi sejak 31 Desember. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 36% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari.

  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar