Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Melemah Tipis Menantikan Perkembangan Suriah

Senin, 9 September 2013 19:40 WIB
Dibaca 534

Monexnews -

Minyak mentah AS berjangka melemah tipis dibanding level tinggi yang diraih pada hari Jumat pekan lalu, setelah data non farm payrolls AS dirilis dibawah estimasi.

Pelemahan Dollar paska data non farm payrolls sempat memicu lonjakan harga minyak, namun dari sisi supply minyak global yang mengalami peningkatan masih membatasi harga minyak. Lonjakan minyak di jangka pendek masih terbuka peluang, khususnya jika konflik Syria mengalami eskalasi.

Berbagai analis turut memperkirakan potensi range trading minyak hingga akhir tahun di kisaran $100 per barrel s.d $150 per barrel. Dengan resiko mengalami kenaikan khususnya jika prospek intervensi militer AS ke Syria meningkat sehingga ditakutkan menimbulkan gangguan pasokan minyak di kawasan Timur Tengah.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka melemah -0.52% di level $109.96, setelah meraih titik tertinggi intraday di $110.46 dan level terendah hariannya di $109.76.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar