Sabtu, 23 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Melonjak Di Tengah Cuaca Ekstrim Di AS

Kamis, 30 Januari 2014 15:57 WIB
Dibaca 622

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate menguat, memangkas penurunan bulanan terbesar untuk bulan Januari sejak tahun 2010, seiring meningkatnya permintaan untuk minyak suling yang membalikan penurunan cadangan minyak untuk pekan kedua di AS.

Minyak berjangka naik sekitar 0.3% di New York setelah tergelincir sekitar 5 sen kemarin. Permintaan untuk minyak suling, yang termasuk di antaranya minyak pemanas, melonjak ke level tertinggi dalam hampir enam tahun di tengah cuaca yang dingin di AS, data di tunjukan oleh Energy Information Administration. Cadangan minyak mentah naik sebanyak 6.4 juta barel pada pekan lalu, kata EIA. Mereka sebelumnya proyeksikan akan naik sebanyak 2.25 juta barel, menurut hasil dari survey Bloomberg.

“Statistik untuk pekan ini adalah bearish untuk minyak mentah dan bullish untuk produksi.” Kata Michael Warner, kepala analis pasar minyak di Societe Generale SA, dalam laporan vias email. Penurunan pada cadangan minyak suling “ bergerak konsisten dengan cuaca dingin di bagian AS timur laut,” katanya.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret bergerak di kisaran $97.63 per barel, naik 25 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 15.53 wib. Volume dari semua kontrak berjangka di perdagangkan di kisaran 47 persen di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak telah turun sebanyak 1.1 persen pada bulan ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar