Kamis, 19 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Melonjak Seiring Meningkatnya Permintaan Bensin

Kamis, 10 April 2014 8:43 WIB
Dibaca 521

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan di kisaran level tertinggi dalam sebulan setelah data pemerintah menunjukkan cadangan bensin  di AS menyusut seiring meningkatnya permintaan di negara yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Nilai kontrak minyak berjangka kemarin menguat sebesar 1%. Cadangan bensin di AS tergelincir ke level terendah sejak bulan November seiring jumlah konsumsi naik ke level tertinggi dalam empat pekan yang berakhir tanggal 4 April, menurut laporan dari Energy Information Administration. Libya menunda pembukaan kembali dari dua pelabuhan yang di serahkan oleh para pemberontak seiring para parlemen bertemu di Tripoli untuk membahas amnesti untuk para pemberontak yang menguasai terminal.

“Selama periode ini kita akan beralih ke musim menyetir, fokus akan menjadi pada permintaan musiman,” untuk bensin, kata Jonathan Baratt, CEO di Barratt Bulletin di Sydney. “ Nilai kontrak minyak memiliki level resisten kunci di kisaran $104 sampai $104.50 per barel.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Mei bergerak di kisaran $103.39 per barel dalam perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange, turun sebanyak 21 sen pada pukul 08.42 wib. Kontrak minyak kemarin naik sebanyak $1.04 menjadi $103.60, itu merupakan level penutupan tertinggi sejak 3 Maret. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 64% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak telah naik sebanyak 5 % pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar