Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Melorot Terkait Faktor Supply Demand

Kamis, 9 Mei 2013 21:28 WIB
Dibaca 454

Monexnews -

Harga minyak mentah berjangka AS melemah di hari Kamis tertekan oleh pertumbuhan permintaan terhadap minyak yang lemah disertai kenaikan supply cadangan minyak AS ke level tertingginya sejak tahun 1981.

Para pelaku pasar cemas terhadap sinyal kenaikan inflasi di China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua dunia dapat melemahkan laju permintaan.

Sementara laporan outlook bulanan EIA merevisi lebih rendah outlook pertumbuhan permintaan minyak dari China untuk tahun depan, menjadi 4.4% turun dari proyeksi sebelumnya 4.8%. Di lain sisi, supply cadangan minyak AS di pekan lalu bertambah ke level tertinggi sejak April 1981.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka untuk kontrak bulan Juni melemah -0.68% di level $96.16 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $96.99, dan level terendah hariannya di $95.88 per barrel.

Secara teknikal bias intraday menjadi bearish setidaknya mengincar area 95.00, sebelum menuju ke kisaran 94.50. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 96.20, tembus lagi diatas area tersebut seharusnya dapat membawa harga ke zona netral karena arahnay menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area resisten kunci 97.00 – 97.35.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar