Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

commodity  Commodity

Minyak Menanjak Paska Serangan Israel Ke Syria

Senin, 6 Mei 2013 18:28 WIB
Dibaca 581

Monexnews -

Minyak mentah berjangka merangkak naik diatas $96 per barrel di hari Senin seiring serangan udara Israel terhadap fasilitas militer Syria memicu kekhawatiran persediaan minyak Timur Tengah, meskipun penguatan masih terbatas paska data ekonomi Eropa yang relative lemah.

Pesawat tempur Israel dikabarkan menghantam Syria dekat Damascus dengan alasan untuk menghentikan supply rudal Iran pada pasukan Hezbollah di Libanon. Pihak Iran sendiri membantah adanya pasokan ke Libanon dan menghimbau kekompakan kawasan tersebut untuk melawan Israel. Serangan Israel tersebut memicu resiko kecemasan geopolitik karena dikhawatirkan negara lain yang terlibat pada konflik Syria akan terpancing.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah berjangka AS menguat 0.40% di level $96.20 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $97.38 dan level terendah hariannya di $95.77.

Katalis positif lainnya adalah laporan tenaga kerja AS yang positif melampaui estimasi selama bulan April dan penurunan angka pengangguran ke level terendah 4 tahun di 7.5% membuka peluang kenaikan permintaan terhadap minyak.

Secara terpisah, China Securities Journal melaporkan di hari Senin bahwa laju pertumbuhan Ekspor China diperkirakan merosot sekitar 10% di triwulan kedua dari triwulan pertama sebesar 18 persen.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar