Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Anjlok 3%, Minyak Mencatat Kinerja Mingguan Terburuk

Jumat, 26 Juli 2013 22:14 WIB
Dibaca 463

Monexnews - Harga minyak mentah berbalik melemah pada hari Jumat, dan berpotensi besar mencatat penurunan mingguan pertama dalam 5 minggu terakhir, seiring kembalinya kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi China. Data sentimen konsumen AS yang lebih baik dari ekspektasi juga tidak mampu memperbaiki sentimen di pasar minyak.

Minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan September saat ini diperdagangkan pada kisaran $104.40 per barrel atau sekitar 1,15% di bawah harga penutupan kemarin. Dalam pekan ini, harga minyak mentah telah merosot lebih dari 3% setelah mencatat penguatan hampir 15% sepanjang 4 minggu sebelumnya.

Tekanan terbesar pada harga minyak untuk pekan ini datang dari hasil survey HSBC di awal pekan, yang menunjukkan aktivitas manufaktur di China anjlok ke level terendah 11-bulan pada bulan Juli.

"China telah dan masih tetap menjadi pendorong utama permintaan minyak global, sebuah dinamika yang telah menurun jauh di tengah lonjakan pasokan pada tahun ini," kata analis komoditas Commerzbank, Eugen Weinberg. "Berlanjutnya pelemahan permintaan dari ekonomi terbesar ke-2 di dunia itu akan menyebabkan kelebihan pasokan yang lebih besar. Dan investor keuangan melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk profit taking, sehingga harga minyak kemungkinan akan tetap di bawah tekanan untuk saat ini." (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar