Jumat, 26 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Mencemaskan Persediaan Dan Perekonomian Global

Jumat, 15 Mei 2015 4:57 WIB
Dibaca 4865

Monexnews - Minyak mentah berakhir melemah seiring fokus pasar pada kondisi masih melimpahnya persediaan dan lesunya perekonomian global yang berpotensi mengurangi permintaan untuk minyak. Walau persediaan minyak mentah di AS turun selama dua pekan beruntun setelah selama 4-bulan terus meningkat, total persediaan masih 90 juta barel lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tidak terduga pada hasil produksi di bulan Maret negara bagian produsen minyak terbesar kedua AS, North Dakota, turut menjadi kekhawatiran investor.

Selain itu, perekonomian negara-negara besar dunia masih belum menunjukkan pertumbuhan yang stabil. China, konsumen energi terbesar dunia, terus memerangi perlambatan dengan pelonggaran moneter. Negara perekenomian terbesar Eropa, Jerman, pertumbuhannya melambat di kuartal pertama. Sementara itu, pasar keuangan meragukan kemampuan pemulihan perekonomian di AS untuk kuartal kedua seiring rentetan data yang mengecewakan.

Pasar minyak mentah juga cukup sensitif dengan berita geopolitik yang menyangkut negara eksportir minyak mentah terbesar dunia, Arab Saudi. Perdagangan minyak sempat mendapatkan dorongan penguatan ketika kapal tanker minyak dengan bendera Singapura kembali ke perairan Uni Emirat Arab setelah mendapatkan tembakan peringatan dari tentara Iran. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar