Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Menguat akibat Kisruh Libya

Selasa, 17 Desember 2013 6:21 WIB
Dibaca 502

Monexnews - Minyak ditutup menguat pada hari Senin akibat kerusuhan yang terjadi di Libya mengangkat harga hingga ke atas $97 per barel jelang rapat kebijakan moneter Federal Reserve pada pekan ini. Penutupan pelabuhan minyak Libya menghentikan ekspor beberapa ratus ribu barel per hari.

Penutupan pelabuhan ditambah dengan pemogokan pekerja minyak, PNS, dan demonstran lainya di ladang minyak seluruh negara tersebut telah memangkas ekspor minyak menjadi sekitar 110.000 barel per hari dari sebelumnya lebih dari 1 juta barel perhari pada bulan Juli. Pada hari Minggu lalu, demonstran menolak untuk membuka kembali pelabuhan di timur Libya, menghilangkan harapan negara tersebut akan segera mengekspor lebih banyak minyak.

Investor juga menunggu keputusan dari The Fed kapan akan melakukan pengurangan stimulus moneter. Stimulus moneter dari Fed sebelumnya membantu rally komoditas global. Pengurangan stimulus moneter akan menguatkan dollar dan membebani harga komoditas.

Minyak pada perdagangan kemarin ditutup pada level $97,34 per barel, dan saat ini diperdagangankan pada kisaran $97,29. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar