Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Minyak Menguat Di Tengah Anjloknya Cadangan Minyak Suling

Jumat, 24 Januari 2014 10:36 WIB
Dibaca 525

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan dekat level tertinggi dalam tiga pekan, bersiap untuk penguatan mingguan terbesar sejak bulan Desember, setelah laporan dari pemerintah AS kemarin menunjukkan cadangan minyak suling menurun

Minyak pada pagi ini hanya sedikit berubah setelah kemarin naik sebanyak 0.6% untuk kenaikan hari ke empat. Cadangan minyak suling, yang termasuk di antaranya minyak pemanas dan diesel, turun sebanyak 3.21 juta barel pada pekan lalu, kata Energy Information Administration. Pasokan minyak sebelumnya di proyeksikan menurun sebanyak 500.000 barel, menurut hasil estimasi dalam survey Bloomnerg. Utilisasi kilang turun menjadi 86.5 persen dari kapasitas, tingkat terendah sejak bulan Oktober, kata EIA dalam laporannya.

“Penurunan besar pada minyak suling dan operasional kilang menunjukkan bahwa cuaca memberikan dampak yang lebih pada produksi dan permintaan” daripada yang di perkirakan, oleh pasar, ucap analis senior di Price Futures Group di Chicago, Phil Flynn pada hari ini.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret saat ini bergerak di kisaran $97.53 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantil Exchange, naik sebanyak 21 sen pada pukul 10.33 wib. Minyak kemarin naik 59 sen menjadi $97.32, level penutupan tertinggi sepanjang tahun ini. Volume dari semua kontrak yang di perdagangkan berada sekitar 58% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak telah naik sebanyak 3.2% sejak tanggal 17 Januari, kenaikan tertinggi dalam tujuh pekan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar